Halo, saya Marten
Catatan tentang apa yang saya baca, lihat, jalani, dan pelajari.
Buku, perjalanan, keluarga, pekerjaan, kepemimpinan, dan hal-hal kecil yang sering kali justru memberi pelajaran besar. Saya menuliskan semuanya di sini—sebagai catatan untuk diri sendiri, sekaligus mungkin berguna bagi siapa saja yang kebetulan membacanya.
Barangkali kita tidak selalu membutuhkan jawaban baru. Kadang kita hanya perlu melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda.

Topik
-

Lemah Lembut dalam Memimpin: Catatan untuk Orang yang Dibesarkan dengan Keras
Permintaan maaf yang berhasil adalah yang makin jarang perlu diulang.
Pilihan Editor
Terbaru
-

Menegur Tanpa Memicu Konflik: Cara Mengoreksi Kesalahan Tim Tanpa Melukai Harga Diri
“Teguran yang baik diukur dari apa yang terjadi setelah percakapan selesai, bukan dari seberapa puas kita saat menyampaikannya.”
-

Menghadapi Anggota Tim yang Keras Kepala: Jangan Menangkan Debatnya, Menangkan Arahnya
“Pemimpin tidak perlu memenangkan argumen. Ia perlu memenangkan arah.”
-

Masih Belajar Mencintai: Catatan 17 Tahun Pernikahan
“Yang sering hilang dari pernikahan bukan cinta, tetapi kesediaan untuk terus belajar.”
-

Mengapa Putus Asa Disejajarkan dengan Kesombongan? Pelajaran dari Nabi Ya’qub
“Sedih membiarkan pintu tetap terbuka. Putus asa menguncinya dari dalam.”
-

Asap Karhutla Pontianak: AQI 390 dan Masalah yang Dianggap Biasa
“Semakin sering sebuah masalah datang, semakin mudah kita lupa bahwa ia seharusnya diselesaikan.”
-

Menjauhi Kezaliman: Pelajaran dari Hadits Jabir dan QS. Al-An’am 82
“Kuasa bukan kehormatan untuk dinikmati, melainkan beban yang kelak harus dilaporkan.”
Dapatkan tulisan terbaru
Satu email ringkas setiap ada tulisan baru. Tanpa spam, berhenti kapan saja.