Skip to content
Just Thoughts and Notes Just Thoughts and Notes

Cerita, Ide dan Refleksi

  • Home
  • Mengikat Ilmu
  • Catatan Pinggir
  • Cerita Perjalanan
  • Family Time
  • About Me
Just Thoughts and Notes
Just Thoughts and Notes

Cerita, Ide dan Refleksi

30 MENIT DI BUMI TERNATE

Posted on Mei 20, 2012Desember 23, 2022 By admin

Untuk pertama kali saya menginjakkan kaki di bumi Ternate. Walau hanya sekitar 30 menit transit, Ternate sudah membuat saya kagum. Saat mendarat di Bandara Sultan Babullah, mata saya langsung tertuju memandangi Gunung Gamalama yang menjulang tinggi. Luar biasa pesona Gunung Gamalama yang menampakkan keagungan Sang Penciptanya.

Tujuan perjalanan saya kali ini adalah kota Manado dan harus transit terlebih dahulu di Ternate. Awalnya saya agak kecewa setelah tahu admin kantor mereservasi tiket transit. Menurut saya jika transit ini membuang-buang waktu. Tapi karena saat itu tidak ada penerbangan direct, terpaksa admin mereservasi tiket yang menuntut harus transit. Itu alasan adminnya.

bandara sultan babullah di bumi ternate
Transit di Bandara Sultan Babullah Ternate

Namun ternyata, bukan kecewa yang saya dapatkan. Saya justru sangat bersyukur bisa mampir di pulau ini. Walau hanya menyaksikan anggunnya pulau ini dari atas pesawat, sudah cukup bagi saya menyimpulkan kota ini mempesona.

Ternate memang mempesona. Dari atas pesawat sudah terlihat keindahan pulau ini. Pulau Ternate berada tepat di bawah kaki Gunung Gamalama yang terkenal itu. Sepanjang pulaunya dikelilingi garis pantai yang keren.

gunung gamalama di bumi ternate
Gunung Gamalama

Letak geografis pulau Ternate begitu strategis. Pantas para penjajah sangat tertarik dengan daerah ini. Dari atas pesawat kita bisa melihat hamparan bangunan dan perumahan yang tertata rapi, puncak gunung gamalama dan menawannya danau Tolire Besar yang menghijau biru dari atas.

danau tolire di bumi ternate
Danau Tolire Besar

Oh yah, nama bandara di Ternate ini diambil dari salah satu Sultan Ternate yang bernama Sultan Babullah. Sultan Babullah adalah sultan dan penguasa kesultanan Ternate ke-24 yang berkuasa antara tahun 1570 – 1583. Dia merupakan Sultan Ternate dan Maluku terbesar sepanjang sejarah yang berhasil mengalahkan Portugis dan mengantarkan Ternate ke puncak keemasan di akhir abad ke-16.

Sultan Babullah juga dijuluki sebagai penguasa 72 pulau berpenghuni yang meliputi pulau–pulau di nusantara bagian timur, Mindanao selatan dan kepulauan Marshall.

Masya Allah, walau hanya sebentar di sana besar hati ingin melihat keindahan bumi Ternate lebih dekat. Saya tertarik melihat Istana Sultan Ternate, Benteng Tolukko, Rumah Belanda. Saya juga ingin mengunjungi beberapa objek wisatanya yang terkenal seperti Pantai Sulamadaha, Danau Laguna, Danau Tolire, Pantai Bobane Ici, Batu Angus, dll.

Mudah-mudah saya diberi kesempatan oleh Allah. Swt untuk bisa berkunjung dan menikmati keindahan bumi Ternate. Aamin! [af]

Bagikan ini:

  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Berbagi di Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Terkait

Cerita Perjalanan perjalananpulau ternateternatetraveling

Navigasi pos

Next post

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • Catatan Pinggir
  • Cerita Perjalanan
  • Family Time
  • Mengikat Ilmu
©2026 Just Thoughts and Notes | WordPress Theme by SuperbThemes
%d